Sabtu, September 04, 2010
   
Text Size

Persembahan Spesial buat Masyarakat Indonesia di Sudan

Acara bazar yang digelar pada Jumat 23 Januari 2009 yang lalu berawal dari konsep kerinduan sebagia besar masyarakat Indonesia dengan makanan kampung halamannya masing-masing.

Diantara berbagai kegiatan yang digelar PIP PKS Sudan dan cukup banyak menyedot banyak peserta adalah acara bazar. Sebelumnya para kader PKS di Sudan menggelar acara open house Iedul Fitri 1429 H. sekitar hampir 200 orang yang datang dalam acara itu. Terang saja itu terbilang besar karena masyarakat Indonesia di Sudan hanya sekitar 600 dan itupun 200an orang diantaranya adalah para mahasiswa/i yang tengah menimba ilmu di Negara dua nil ini (White Nile dan Blue Nile).

Acara bazar yang digelar pada Jumat 23 Januari 2009 yang lalu berawal dari konsep kerinduan sebagia besar masyarakat Indonesia dengan makanan kampung halamannya masing-masing. Dari situlah panitia menggarap kegiatan ini. Termasuk usaha panitia untuk mendatangkan beragam aneka makanan dari para kader dan simpatisan PKS yang berkesempatan haji pada tahun ini. Mereka yang haji saat kembali ke Sudan membawa beragam makanan Indonesia yang di beli di Saudi.

Diantara makanan yang dijajakan vareatif, dari mulai makanan jadi seperti, bakso, pempek Palembang, dadar gulung, klepon, dll. Yang paling menarik ternyata yang paling laris di buru para pengunjung diantaranya, kerupuk, ikan asin, ikan teri, santan, kecap-sauce, gula merah, bubur kacang dan makanan khas Indonesia lainnya.

Terang saja makanan seperti itu laris manis, pasalnya di Sudan jenis makanan seperti itu merupakan barang langka.  Dari laporan panitia dalam bazar ini ada sekitar 600 item barang yang memenuhi beberapa stand bazar yang disediakan panitia. Plus barang elektronik, seperti laptop ukuran mini (notebook), hard disk eksternal dan flash disk.

kegiatan yang diadakan di depan halaman sekretariat PIP PKS Sudan Arkaweet St. Khartoum ini sengaja mengambul moment hari jumat. Panitia dengan jeli mengambil hari Jumat, karena hari itu merupakan hari libur nasional di Sudan. Terang saja segenap masyarakat Indonesia di Sudan sedang menikmati  hari liburan baik itu mahasiswa atau para pekerja non skil dan kalangan pekerja professional termasuk seluruh staff KBRI Khartoum, mereka beserta anak dan keluarga rame-rame datang. Terlebih kegiatan seperti ini sangat jarang, kalau gak disebut belum pernah ada.

Dalam selebaran yang panitia bagikan, bazar dibuka tepat pukul 17.00 (tepatnya setelah shalat Ashar waktu setempat) sampai pukul 21.00. namun saking antusiasnya para pengunjung, sekitar setengah jam sebelum waktunya mereka sudah berdatangan. Merekapun rela menunggu. menanti panitia yang masih terlihat hilir-mudik menyiapkan beragam persiapan bazar. Tepat menjelang maghrib tiba, Pempek Palembang ludes habis, disusul setelah itu Bakso Bandung, laris manis.
Beberapa pengunjung sempat mengusulkan acara semacam ini kalo bisa diadakan sebulan sekali. Berbagai atribut PKS dan angka delapan menghiasi arena bazar.

Berkibar spanduk yang cukup besar terlihat jelas bertuliskan ”Persembahan spesial PIP PKS Sudan, Bazar Murah dan Berkah, Indonesian Foods” plus dalam spanduk ditempel aksi solidaritas terhadap saudara kita yang di Palestina “Save Gaza”. 10 persen dari keuntungan bazar untuk gaza. selain itu panitia juga meyediakan kotak infak “Peduli Gaza”. Spesial buat masyarakat Indonesia, semoga berkah, dan infak buat Gaza menjadi timbangan kebaikan kelak. Semoga.